Sabtu, Februari 05, 2011

Tips Merawat mobil

Jangan Main-main Menghidupkan Mesin


Banyak orang yang berkali-kali memutar kunci kontak takkala mesin mobil sulit dihidupkan. Padahal, cara ini justru dapat mengganggu sistem starter. Baiknya tunggu beberapa saat (sekitar 10 detik hingga 15 detik) untuk memutar kembali kunci kontak. Ada pula yang berkali-kali menginjak pedal gas. Berikut beberapa tips yang aman menghidupkan mesin.

1.

Saat menghidupkan mesin pagi hari (dalam kedaaan mesin dingin) sebaiknya tidak menginjak gas. Bila dilengkapi tombol choke, tarik tombol choke sepenuhnya. Lalu putar kunci kontak untuk menghidupkan mesin. Bila mesin sudah hidup, tekan tombol choke ke dalam agar putaran mesin menjadi normal (sekitar 1000 rpm). Sesudah kondisi normal, tekan sepenuhnya tombol choke untuk memperoleh putaran mesin yang stasioner.
2.

Untuk menghidupkan mesin dalam keadaan panas, pedal gas ditekan sekitar setengah injakan. Jangan menginjak pedal berkali-kali atau mengaktifkan tombol choke. Setelah mesin hidup, lepaskan pedal gas dan biarkan stasioner.
3.

Bila menghidupkan mesin saat campuran bensin berlebihan, sebaiknya tunggu sedikitnya setengah hingga satu menit. Lalu, injak pedal gas hingga penuh dan pertahankan untuk beberapa detik. Pada kondisi begini jangan sekali-sekali menarik choke. Putar kunci kontak ke posisi start hingga mesin hidup. Sesudah hidup, lepaskan injakan pada pedal gas. Bila mesin masih mejen, sebaiknya lepaskan semua busi dan keringkan.
4.

Usahakan jangan menghidupkan mesin dengan cara mendorong kendaraan. Sebaiknya. Sesudah mengganti oli mesin, jangan langsung menghidupkan mesin dengan putaran tinggi. Biarkan mesin berputar stasioner.

Selasa, Februari 19, 2008

HR. Ath-Thabrani

Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, pesankan sesuatu kepadaku yang akan berguna bagiku dari sisi Allah." Nabi Saw lalu bersabda: "Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia, dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan doamu akan terkabul." (HR. Ath-Thabrani)

Senin, Februari 18, 2008

HR. Ahmad dan Ibnu Majah

"Seorang yang selesai berwudhu dengan baik lalu mengucapkan dua kalimat syahadat, maka akan terbuka baginya pintu-pintu surga yang delapan dan dia dapat memasuki pintu yang mana saja dia kehendaki." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Sepuluh perkara yang tidak membawa manfaat sama sekali

"Sepuluh perkara yang tidak membawa manfaat sama sekali “:
1.Ilmu yang tidak diamalkan,
2.Amal yang tidak ikhlas
3.Harta yang tidak ditujukan untuk akhirat,
4.Hati yang tidak mencintai Allah,
5.Badan yang tidak taat dan tidak mengabdi kepadaNya,
6.Kecintaan yang tidak diridhai Allah dan tidak dalam menjalankan perintahNya,
7.Waktu yang terbuang yang tidak digunakan untukmengetahui Allah dan mendekatkan diri kepadaNya,
8.Pemikiran yang berputar pada suatu yang tidak bermanfaat,
9.Pengabdian yang tidak mendekatkan diri pada Allah dan juga tidak mendatangkan kemashalatan bagi dunia,
10.Rasa takut dan berharap kepada orang padahal nasibnya ada ditangan Allah.” (Ibnu Qayyim al Jauziyah)

Rabu, Januari 30, 2008

Enam Pertanyaan Imam al-Ghazali

Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?. Orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Menurut Imam al-Ghazali , semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah "kematian"

KAJIAN:

Suatu hari, Imam al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam beliau bertanya bebeapa hal. Pertama, "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?. "


Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam al-Ghazali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "Mati". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (QS. Ali Imran 185)

Lalu Imam al-Ghazali meneruskan pertanyaan yang kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?".

Murid-muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar, ujarnya, adalah "MASA LALU."

Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Lalu Imam al-Ghazali meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga. "Apa yang paling besar di dunia ini?".

Murid-muridnya ada yang menjawab gunung, bumi, dan matahari. Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "Nafsu" (QS. Al- a'araf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

Pertanyaan keempat adalah, "Apa yang paling berat di dunia ini?".

Ada yang menjawab baja, besi, dan gajah. Semua jawaban sampean benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah "memegang AMANAH" (QS. Al Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya.

Pertanyaan yang kelima adalah, "Apa yang paling ringan di dunia ini?".

Ada yang menjawab kapas, angin, debu, dan daun-daunan. Semua itu benar kata Imam al-Ghazali. Namun menurut beliau yang paling ringan di dunia ini adalah
'meninggalkan SHALAT'. Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan shalat, gara-gara meeting kita juga tinggalkan shalat.

Lantas pertanyaan keenam adalah, "Apakah yang paling tajam di dunia ini?".

Murid-muridnya menjawab dengan serentak, pedang. Benar kata Imam al-Ghazali. Tapi yang paling tajam adalah "lidah MANUSIA". Karena melalui lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
Sumber : [
www.hidayatullah.com]